Pengertian Travelling dan Fungsi Biro Perjalanan

0 89

Pengertian Travelling dan Fungsi Biro Perjalanan; Melakukan travelling, bagi sebagian orang sudah merupakan hobby, tapi bagian sebagian orang lagi hanya menghambur-hambur uang dan pemborosan. Terlepas dari pandangan apapun tentang travelling, penulis hanya ingin menyampaikan tentang pengertian travelling tentu saja untuk anda yang sedang mencari informasi seputar trvelling

 

Traveling dalam bahasa Indonesia adalah aktivitas melancong; berpindah dalam satu tempat ketempat lainnya dengan berbagai alasan, seperti bisnis, liburan, dan sebagainya. Aktivitas traveling kebanyakan dianggap sebagai hobi ketimbang pekerjaan. Dalam perkembangannya travelling mempunyai sebutan baru seperti backpacking.

Menurut pandangan penulis pribadi, traveling merupakan sebuah cara untuk membuka wawasan dan memperluas pengetahuan kita dalam mengunjungi tempat baru atau tempat yang sudah kita kenal dengan mencoba berinteraksi dengan objek sekitar kita.

Banyak yang menganggap traveling adalah sesuatu yang banyak menguras kantong kita, tentu saja anggapan ini bisa saja benar, tapi kalau kita tau caranya anggapan seperti itu bisa berubah. Dalam traveling ada banyak cara untuk bisa menjadikan aktivitas ini lebih menyenangkan, oleh karena itulah banyak bermunculan komunitas traveling seperti yang bisa kita lihat sekarang seiring mudahnya teknologi komunikasi dan akomodasi.

Untuk selanjutnya traveling dikembalikan kepada pribadi masing-masing, setiap orang punya definisi masing-masing tentang traveling, apa definisi anda?

Pengertian travel agent Agen perjalanan wisata memiliki tugas yaitu :

  1. Menjadi perantara pemesanan pemesanan tiket
  2. Mengurus dokumen perjalanan
  3. Menjadi perantara pemesanan akomodasi, restaurant, sarana wisata dll
  4. Menjual paket wisata yang di buat oleh biro perjalanan umum

PERBEDAAN ANTARA BIRO PERJALANAN WISATA DENGAN AGEN PERJALANAN WISATA

Fungsi Biro Perjalanan Wisata memiliki fungsi yang dapat dibedakan menjadi dua fungsi yaitu :

Fungsi Umum :

Dalam hal ini biro perjalanan wisata merupakan suatu badan usaha yang dapat memberikan penerangan atau informasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia perjalanan pada umumnya dan perjalanan wisata pada khususnya.

Fungsi khusus:

 

  • Biro perjalanan wisata sebagai perantara. Dalam kegiatannya ia bertindak atas nama perusahaan lain dan menjual jasa-jasa perusahaan yang diwakilinya. Karena itu ia bertindak di antara wisatawan dan industri wisata.
  • Biro perjalanan wisata sebagai badan usaha yang merencanakan dan menyelenggarakan tour dengan tanggung jawab dan resikonya sendiri.
  • Biro perjalanan wisata sebagai pengorganisasi yaitu dalam menggiatkan usaha, BPW aktif menjalin kerjasama dengan perusahaan lain baik dalam dan luar negeri. Fasilitas yang dimiliki di manfaatkan sebagai dagangannya.

Agen Perjalanan Wisata memiliki dua fungsi yaitu :

Sebagai Perantara

  • Di daerah asal wisatawan

  1. Melengkapai informasi bagi wisatawan
  2. Memberikan advis bagi calon wisatawan
  3. Menyediakan tiket

 

  • Di daerah tujuan

    1. Memberi informasi bagi wisatawan.
    2. Membantu reservasi
    3. Menyediakan transportasi
    4. Mengatur perencanaan
    5. Menjual dan memesan tiket tanda mas

Sebagai Organisator

Karena travel agent sebagai perantara, maka ia berada di tengah-tengah industri pariwisata, maka perlu ada kontrak yang dibuat terlebih dulu. Selain itu itu harus ada perjanjian khusus yang mengatur hubungan kerja sehingga jelas tugas, kewajiban dan hak masing-masing pihak

Faktor Resiko : Biro Perjalanan Wisata memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan Agen perjalanan Wisata. Hal ini disebabkan karena BPW mengeluarkan produknya berupa “Janji Jasa Perjalanan Wisata” yang dijual dalam bentuk “Brosur Paket Wisata” dan BPW harus bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan produk yang dikeluarkannya. BPW harus menjamin bahwa wisatawan akan menikmati perjalanannya seperti yang tertulis dalam Brosur Paket Wisata yang dikeluarkan BPW.

Agen Perjalanan Wisata tidak memiliki tanggung jawab atas produk yang dijualnya. Hal ini dikarenakan APW hanya sebagai perantara perusahaan produk kepada konsumen atau pelanggan dan apabila pelanggan tidak puas, mereka harus komplain kepada pemilik produk (misalnya Hotel atau Maskapai Penerbangan).

Faktor Imbalan yang Diperoleh :Biro Perjalanan Wisata memperoleh imbalan atau laba yaitu dari selisih harga penjualan dengan total harga semua komponen yang dijualnya dalam paket wisata.Agen Perjalanan Wisata memperoleh imbalan berupa komisi dari pemilik produk dalam bentuk persen hasil penjualan.

 

Category: Inspirasi & MotivasiTags:
author
No Response

Leave a reply "Pengertian Travelling dan Fungsi Biro Perjalanan"